5 Cara Berkendara di Tanjakan dan Turunan, Jangan Terlena !

Hello Bro n Sis, Berkendara di kota dan di tengah tengah kemacetan tentu merupakan hal yang tidak asing lagi bagi rekan rekan ibu kota atau kota besar di Indonesia, bahkan salah satu kota di Indonesia termasuk ke jajaran kota termacet loch. www.3835group.com

Berbeda dengan berkendara di perkotaan, berkendara di jalur pedesaan dan pegunungan tentu menjadikan suatu hal yang sangat menyenangkan, karena anda bisa leluasa ijak pedal gas tidak harus buka tutup karena terhambat macet.

Cara_Berkendara_Tanjakan_dan_Turunan

Namun, bukan itu kenyataannya bro n sis, berkendara di jalanan pegunungan juga tetap membutuhkan konsentrasi tinggi, namanya juga berkendara, kita harus tetap fokus. jangan terlena karena tidak Macet, Karena di jalur pegunungan itu meskipun tidak macet namun memiliki beberapa hal yang menjadi perhatian.

Namanya pegunungan berikut hal hal yang menjadi perhatian serta beberapa tips berdasarkan pengalaman berkendara di jalur naik turun. 

Pertama adalah, jalanan yang tidak datar, kadang naik kadang turun dan tikungan. disini bro n sis harus cermat, kapan injak gas kapan melepas gas apalagi saat tanjakan atau turunan di tambah dengan tikungan. Perlu konsentrasi penuh.

Kedua ada pepohonan yang menutupi jalanan ketika tikungan, tentu ini menjadikan titik buta (blindspot), ini juga rekan rekan jangan asal bentot gas karena jalanan terlihat sepi. Jika menemukan titik buta ini ada baiknya anda kurangi kecepatan dan memberi tanda ke pengendara yang berlawanan arah dengan menekan klakson.

Ketiga adalah Cuaca, cuaca di sisni kadang hujan kadang juga kabut, dua duanya juga memnyebabkan jarak pandang berkurang, hampir sama dengan adanya pepohonan tadi, disini juga bro n sis bisa memberi tanda dengan menekan klakson, selain itu rekan rekan juga bisa menyalakan lampu kabut.

Ke empat adalah, jaga jarak berkendara anda dengan pengemudi di depan anda, hal ini bertujuan untuk anda dapat cukup waktu untuk merespon beberapa kejadian yang tidak di inginkan atau kejadian tak terduga di depan.

Ke lima, selalu berkendara dalam kecepatan konstan, kecepatan berkisar 30 - 40 km per jam, selain itu jika tidak sangat di perlukan jangan mendahului pengendara di depan. Jikapun itu harus mendahului pastikan tidak di tikungan.

Demikian 5 tip dan trik teknik berkendara di jalur pegunungan, Semoga bermanfaat, jika bro n sis memiliki opini atau tips dan trik tambahan jangan sungkan untuk menambahkan di kolom komentar. 

1 Response to "5 Cara Berkendara di Tanjakan dan Turunan, Jangan Terlena !"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel