Ngobrol Nitizen Denpasar Tentang Hoax dan Gerakan Nasional Revolusi Mental 2017

Hello Bro n Sis
Gerakan Nasional Revolusi Mental melalui media sosial yang di laksanakan oleh Kominfo bersama Relawan TIK mengadakan Ngobrol Nitizen khusus wilayah Denpasar Bali.

Ngobrol Nitizen denpasar di selenggarakan di Haris Hotel and Convention jl Cokroaminoto Pemecutan Kaja Denpasar Utara. Adapun isu atau obrolan yang di angkat adalah Kabar Hoax dan Revolusi Mental.

Obrolan-Nitizen-Denpasar-2017

Diskusi atau obrolan semakin seru karena ada 3 pembicara yakni
  1. Bapak DRS H Sahlan M,si dari Asisten Deputi Umat Beragama Pendidikan Keagamaan Kemenco PMK RI
  2. Bapak I B Agung Ludra dari Kominfo Prof Bali
  3. Kang Geri Sugiran dari Pengurus Pusat TIK Indonesia
  4. Mbak Widayanti Arioka dari SaveNet Bali
  5. dan di moderatori oleh Krisna Juliharta dari Relawan TIK Bali

Ok Apa sih Hoax? agar bro n sis tidak salah mengerti berikut gambaran dan beberapa poin penting dari obrolan Nitizen Semalam

Hoax adalah - Kepalsuan yang sengaja dibuat untuk menyaru sebagai kebenaran - Curtis D MacDougall, Wartawan. Berdasarkan hasil survey MASTEL 2017 kepada 1.116 Responden secara Online dalam waktu 48 Jam, diklasifikasi Hoax sebagai :
  1. Berita Bohong yang disengaja (90,3%)
  2. Berita yang menghasut (61,6%)
  3. Berita yang tidak akurat (59%)
  4. Berita ramalan (14%)
  5. Berita yang menyudutkan (12,6%)
Sedikit Tips Mengantisipasi Hoax adalah dengan Memeriksa ulang judul berita provokatif.

Berikut persentasi Kabar Hoax
  1. Makanan & Minuman 32,6%
  2. Penipuan Keuangan 24,5%
  3. IPTEK 23,7%
  4. Berita Duka 18,8%
  5. Candaan 17,6%
  6. Bencana Alam 10,3%
  7. Lalu Lintas 4%

Jenis jenis Hoax
  1. Berdasarkan kontennya : Berita Hoax yang memuat Judul hoax, Gambar Hoax (editing), Nama pembuat berita yang hoax, Medianya yang hoax
  2. Berdasarkan dampaknya : Dampak kecil (Diri sendiri, sifat prejudice, radikal, mistis, skeptis, cocoklogi, conspirative theory fan, dst), Dampak luas (Kamtibmas, Keresahan, Mengganggu Kebhinekaan, Aksi di dunia nyata yang memicu pergesekan dst)
  3. Berdasarkan tujuannya : tujuan politik (kampanye hitam, pencitraan, eskalasi massa yang dibayar untuk meluaskan, dst), tujuan ekonomi (e-commerce, akun untuk dijual, menggapai pembaca, popularitas media, dst), tujuan iseng/kepuasan pribadi
  4. Dan kategorisasi lain yang berkembang

Aplikasi Identifikasi Hoax
Aplikasi berbasis crowd source ini akan mengumpulkan berbagai informasi fitnah dan hoax yang nantinya digunakan sebagai data base aplikasi.

Nantinya,data base tersebut dapat digunakan oleh masyarakat sebagai tempat rujukan untuk memverifikasi informasi yang diterima.

Data base itu akan bisa digunakan untuk melakukanan alisis, seperti mengetahui pola berita fitnah dan hoax, pengelompokan topik berita hoax, orang atau kelompok yangd i serang, media yang di gunakan dan lainnya.
Karena berbasis crowdsource, Turn Back Hoax sangat mengandalkan peran aktif masyarakat untuk melaporkan setiap berita fitnah dan hoax yang tersebar luas melalui aplikasi tesebut.

Judul berita kerap dipakai sebagai jendela untuk mengintip keseluruhan tulisan. Namun tak jarang hal itu dimanfaatkan para penyebar berita palsu dengan mendistorsi judul yang provokatif meski sama sekali tak relevan dengan isi berita. Mafindo menyarankan pembaca untuk mengecek sumber berita lain agar informasi yang diterima bukan hasil rekayasa.

Meneliti alamat situs web.
Dewan Pers memiliki data lengkap semua institusi pers resmi di Indonesia. Data yang terhimpun itu bisa digunakan oleh pembaca sebagai referensi apakah sumber berita yang dibaca telah memenuhi kaidah jurnalistik sesuai aturan Dewan Pers. Cukup mengetik nama situs berita di kolom data pers, pembaca dapat mengetahui status media yang mereka konsumsi berdasarkan standar Dewan Pers.

Membedakan fakta dengan opini.
Mafindo menganjurkan pembaca tidak menelan mentah-mentah ucapan seorang narasumber yang dikutip oleh situs berita. Sering kali hal itu luput dari pembaca karena pembaca terlalu cepat mengambil kesimpulan. Semakin banyak fakta yang termuat di sebuah berita, makin banyak kredibel berita itu.

Cermat membaca korelasi foto dan caption yang provokatif. Persebaran foto provokatif dengan imbuhan tulisan yang telah disunting. Cara termudah menguji keabsahan informasi dari foto yang diterima, pembaca bisa membuka Google Images di aplikasi penjelajah lalu menyeret foto yang dimaksud ke kolom pencarian.
Ikut serta dalam komunitas daring. Menurut Mafindo, setidaknya ada empat komunitas yang getol memerangi berita palsu di Indonesia. Keempatnya itulah yang menjelma menjadi Mafindo. Dengan model crowdsourcing, komunitas itu berusaha menyaring dan mengklarifikasi informasi yang meragukan kebenarannya.

Selain tentang Kabar Hoax, diskusi kemarin juga Membahas Revolusi Mental Bangsa Indonesia, apa sih Revolusi Mental?

Revolusi Mental adalah gerakan seluruh rakyat Indonesia bersama Pemerintah untuk memperbaiki karakter bangsa menjadi Indonesia yang lebih baik. Revolusi Mentalbukanlah pilihan, tetapi suatu keharusan, agar bangsa kita bisa berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Kita bisa membuat Indonesia menjadi lebih baik dengan memulai Revolusi Mental dari diri sendiri, sejak saat ini.

Aksi Nyata Gerakan Indonesia Melayani
  1. Penguatan SDM Aparat desa/kelurahan melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental.
  2. Peningkatan pelayanan dengan senyum sapa dan salam.
  3. Peningkatkan layanan publik dengan berorientasi pada pelayanan yang cepat, tepat dan murah.
  4. Keterbukaan informasi publik yang jelas dan tegas terkait pelayanan umum, seperti informasi kepada masyarakat terkait informasi pengurusan2 administrasi pembuatan ktp, pembuatan sim, pengurusan akte kelahiran, pengurusan nikah, pengurusan kematian, ijin keramaian, pengurusan IMB dsb.
  5. Pembuatan aplikasi pelayanan publik berbasis IT.
  6. Keterbukaan dalam penggunaan anggaran kegiatan pemerintahan
  7. Perbaikan sistematika pengaduan masyarakat.

Aksi Nyata Gerakan Indonesia Bersih
  1. Mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat.
  2. Menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan
  3. Membangun sistem pengolahan / bank sampah.
  4. Tidak buang sampah sembarangan, pemilahan sampah dan peningkatan fungsi bank sampah.
  5. Hemat penggunaan sumberdaya air, listrik dan sumber daya alam lainnya.
  6. Mewujudkan kebersihan MCK/ toilet umum, kantor pemerintah, kantor kelurahan, sekolah dan perguruan tinggi, rumah sakit.
  7. Mewujudkan pembiasaan cuci tangan.
  8. Mewujudkan kegiatan Jumat sehat dan bersih.
  9. Mewujudkan kegiatan sungai ; pantai dan laut bersih
  10. Mewujudkan kegiatan drainase atau saluran lingkungan yang bersih.
  11. Tidak menyampah setelah membuat  kegiatan yang melibatkan orang banyak.
  12. Mewujudkan pedagang kaki lima atau kuliner malam agar tetap menjaga kebersihan bahan makanan sebelum diolah
  13. Mewujudkan  penghijauan lingkungan

Aksi Nyata Gerakan Indonesia Tertib
  1. Sosialisasi bahaya narkoba dan bahaya kekerasan.
  2. Mewujudkan  tertib antri baik di ATM, di loket-loket pembayaran, loket tiket, halte bus, kereta api dsb.
  3. Melaksanakan tertib antre dalam hal pembagian bantuan agar nyaman dan aman.
  4. Melaksanakan tertib penggunaan ruang publik.
  5. Mewujudkan kesadaran tertib berlalu lintas dengan menggunakan helm, tidak melawan arus, tidak bonceng bertiga, tidak ngebut dsb.
  6. Mewujudkan tidak tawuran, tidak mencoret-coret sembarangan.
  7. Menjaga ketertiban lingkungan.
  8. Bijak menggunakan media sosial, tidak menebar kebencian, HOAX
  9. Penegak hukum yang melaksanakan perilaku tertib.
  10. Mewujudkan tertib penggunaan ruang parkir.
  11. Mewujudkan  tertib penggunaan dan pengelolaan fasilitas umum dan fasilitas sosial.

Aksi Nyata Gerakan Indonesia Mandiri
  1. Membudayakan perilaku mandiri di sekolah, kampus atau di lingkungan keluarga
  2. Menumbuhkan minat kewirausahaan / ekonomi kreatif.
  3. Menumbuhkembangkan cinta budaya Indonesia.
  4. Meningkatkan budaya penggunaan produk dalam negeri.
  5. Melakukan pembiasaan penggunaan produk dalam negeri.
  6. Melakukan peningkatan etos kerja (kerja keras, kreatif, dan profesional) serta mendorong semangat inovasi
  7. Menyelenggarakan pagelaran seni dan budaya.
  8. Melakukan pemberdayaan ekonomi masyarakat

Aksi Nyata Gerakan Indonesia Bersatu
  1. Menumbuhkan perilaku toleran dan kerukunan inter dan antar umat beragama.
  2. Meningkatkan budaya gotong royong
  3. Menumbuhkan rasa kepedulian sosial.
  4. Mendorong penguatan daya rekat sosial dan kebhinekaan dalam persatuan.
  5. Menciptakan ruang publik yang ramah dan bebas dari penyebaran kebencian
  6. Meningkatkan kerjasama dan kesetiakawanan sosial,
  7. Meningkatkan  jiwa patriot, suka menolong, dan cinta tanah air.
  8. Membuat kegiatan bersama di bidang ekonomi, sosial, budaya, dll.
  9. Mewujudkan nilai-nilai budi pekerti, toleransi dan kerukunan.

Ok Sekian dahulu sedikit cerita dari Temu Nitizen Denpasar, Semoga kedepan kabar hoak dapat berkurang seiring semakin pahamnya pengguna Internet dalam membedakan informai yang di peroleh.

0 Response to "Ngobrol Nitizen Denpasar Tentang Hoax dan Gerakan Nasional Revolusi Mental 2017"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel