Festival Tepi Sawah 2017 Performing Arts In Nature

Hello Bro n Sis
Festival Tepi Sawah 2017 - Ya Bali khsusnya di Kabupaten Gianyar kini memiliki Festival baru sebagai salah satu pilihan untuk anda dalam mengisi liburan akhir pekan, berlokasi di Omah Apik Jl Kenyem Banjar Pande desa Pejeng Kabupaten Gianyar Mereka menyebutnya dengan Festival Tepi Sawah. Pada 3 Juni - 4 juni 2017

Apa saja sih yang bisa kita dapatkan pada Festival Tepi Sawah ini? ok ok kita bahas dari lokasi festival dahulu ya. Festival Tepi sawah Di pusat lokasi yang sangat unik di pinggiran desa, mereka merancang Uma Stage yang melatar-depani panorama simbolik tempat aspirasi ini terlahir, ingat bukan tengah sawah loch di Tepi Sawah.


Apakah hanya itu? Selanjutnya ada apa saja di Festival Tepi Sawah tahun 2017. Festival Tepi Sawah ini lahir dari perpaduan ​passion dan gagasan dari tiga pelaku seni yaitu ​Nita Aartsen, Anom Darsana, Etha Widiyanto, yang memberikan kombinasi latar belakang pengalaman di bidang ​Music Education & ​Performance​, ​Sound Engineering​, ​Event Management​, ​Architecture and Designs​. Adalah intensi mereka untuk mengintergrasikan elemen kreatif dari festival ini dengan edukasi dan implementasi tentang ​environmental sustainability​, baik di kalangan anak-anak maupun di kalangan dewasa.

Bukan hanya itu, Festival Tepi Sawah juga berlokaborasi dengan CLEAN BALI SERIES​, sebuah program buku dan pendidikan tentang kesadaran lingkungan untuk anak-anak, yang sudah dimulai sejak tahun 2006, dan yang telah aktif menggalang program bulanan “Bali Bersih” di lokasi festival, Omah Apik, bersama dengan sejumlah organisasi dan aktifis lingkungan, pendidikan, seni dan budaya, untuk memberikan ruang belajar kepada anak-anak setempat tentang kesadaran lingkungan.

Pada Festival Tepi sawah juga menghadirkan karya musik dan seni yang menakjubkan dan berkesan. Untuk itu, kami mewujudkan festial ini dengan mengajak berbagai komunitas seni serta membangun beberapa relasi dan jaringan yang mendukung festival ini. Salah satu komunitas yang aktif mendukung festival ini adalah Komunitas Lingkara atau yang lebih dikenal dengan sebutan LINGKARA PHOTOGRAPHY COMMUNITY, sehingga melalui kebersamaan ini akan menjadikan Festival Tepi Sawah sebagai cerminan dan pembawa pesan kesadaran akan kelestarian lingkungan hidup dengan prinsip ​reduce, reuse, dan recycle (kurangi, gunakan kembali, dan daur ulang) baik dalam hal produksi, penjualan makanan dan minuman, penanganan sampah, pembuangan limbah dan lain-lain.

Pada lokasi festival anda akan menjumpai berbagai hal menarik, oleh karena itu jangan lupa di akhir pekan nanti untuk merapat ke Pejeng Kabupaten Gianyar. karena bukan hanya pemandangan yang alami, pada Festival tepi sawah ini akan ada Work Shop mengenai berbagai kesenian dan food stall serta art market. 

Dari segi hiburan tidak main main ada penyanyi Tompi, Dewa Alit, Bona Alit, Ivan Nestormam, Nita Aartsen, Kecak Kobagi, Jasmine Okubo, Doddy Sambodo, Dodot & Barok, Gustu Brahmanta, Sisca Guhzeng, Brahma Diva Kencana, Marlowe Bandem, Made Agus Wardana, Fascinating Rhythm Communtity, dan masih banyak yang lainnya.

Jangan lupa hadir ya bro n sis di Festival tepi sawah, karena desa Pejeng dan seluruh seniman yang ada di Desa pejeng juga turut serta menghibur para pengunjung, untuk memberikan pengalaman tak terlupakan pada festival tepi sawah tahun 2017.

0 Response to "Festival Tepi Sawah 2017 Performing Arts In Nature"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel