Pertamina, Pertamini dan Bahan Bakar Pertamina Dalam Kemasan

Hello Bro n Sis
Indonesia sungguh unik dan penuh trik dalam strategi dalam menarik pasar dalam menjual sebuah produk. Beberapa perusahaan besar baik itu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau murni swasta pastinya memiliki beberapa jaringan untuk menjangkau wilayah Indonesia yang terkenal sangat sangat luas dan terpencar di berbagai pulau.

Pertamina sebagai salah satu perusahaan yang memiliki beberapa jaringan penjualan di berbagai pelosok tanah air juga tidak lepas dari berbagai kendala, salah satunya adalah ketersediaan produk yang jarang akibat distribusi yang terganggu, serta jikapun ada harga jual produk akan naik beberapa kali lipat yang di sebabkan oleh biaya distribusi dan lain lain.

Pict : Istimewa

Kelangkaan bahan baku di berbagai daerah terpencil memunculkan ide kreatif di masyarakat, masyarakat meniru penamaan pertamina dan di plesetkan menjadi pertamini. Dengan adanya pertamini tentunya ketersediaan bahan bakar lebih mudah di jangkau oleh beberapa lapisan masyarakat yang terpencil namun harga yang mereka harus tebus pastinya jauh di atas harga pasaran yang sudah di tetapkan oleh pemerintah.

Pihak Pertamina sebagai perusahaan induk sudah secara jelas mengatakan jika pertamini bukanlah anak perusahaan dari pertamina, pertamini adalah murni usaha individu seperti yang di katakan oleh Bapak Afandi Selaku VP Retail Fuel Marketing PT Pertamina Persero Tbk yang saya kutip dari dapur pacu adalah sebagai berikut
“Pertamini sama sekali bukan anak perusahaan dari Pertamina, jadi itu murni adalah usaha pribadi individu dan mengemasnya dengan menggunakan nama Pertamini,”

“Pertanyaannya, apakah itu yang dijual subsidi ataukah bahan bakar khusus yang sudah tidak disubsidi? Itu isunya, jadi kalau bbm subsidi, maka harus diatur oleh badan dan harus melewati proses audit,”

Lalu Bagaimana solusi akan hal ini, kan Indonesia itu luas? konsumen rata rata mau membeli walaupun harga jual lebih mahal sedikit di pertamini tersebut, selama pemerintah belum bisa menyalurkan secara merata pastinya praktik pertamini akan terus berlanjut, asal saja jangan ada orang dalam yang bermain, kan pembeli yang di rugikan.

Melalui Otomotifnet  terungkap jika pihak Pertamina berencana menjual bahan bakar Minyak dalam bentuk kemasan, nah ini boleh juga, dengan adanya bahan bakar dalam kemasan tentunya masyarakat yang berencana melakukan perjalanan jauh bisa membeli beberapa kemasan. seperti yang di katakan oleh Bapak Gigih Wahyu Hari Irianto SVP Marketing and Distribution PT Pertamina yang saya kutip dari otomotifnet 
"Kami akan menjual Pertamax dalam kemasan di tempat yang tidak ada SPBU. Hal ini untuk membantu masyarakat di jalur minim SPBU tersebut," 

Belum di jelaskan lebih lanjut mengenai berapa jenis kemasan yang akan di jual, dan masyarakat golongan apa saja yang bisa membeli, apakah ada batasan khusus dalam membeli? tentunya harus ada peraturan dalam proses penjualan bahan bakar minyak dalam kemasan ini, bisa bisa stok kosong karena di timbun oleh oknum -  oknum.

Bagaimana tindak tanduk pertamina dalam mengatasi beberapa permasalahan yang timbul di atas? Semoga ada win win solution bagi semuanya. sampaikan juga opini anda di kolom komentar ya bro n sis. 

0 Response to "Pertamina, Pertamini dan Bahan Bakar Pertamina Dalam Kemasan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel