10 Bali Baru Menjadi Prioritas Pembangunan Destination Wisata Di Indonesia

BALI - Bali begitu istimewa di mata Menpar Arief Yahya. Pertama 40% wisman masuk ke Indonesia via Bali,sisanya Jakarta 30%, Kepri 20% dan !0& tersebar luar di daerah lain. Kedua, Bali istimewa karena segudang reputasi dunia dialamatkan ke Pulau Dewata itu. "Terakhir , pilihan travellers di Trip Advisor menempatkan Bali sebagai destinasi terbaik dunia"kata Arief Yahya.

Ketiga, Bali juga contoh destinasi yang paling lengkap 3A-nya. Atraksi,Akses,Amenitasnya, Sebagai destinasi, Bali paling maju dan oleh Menpar Arief dijadikan ikon pariwisata Indonesia.
"Karena itulah 10 destinasi prioritas pun kami sebut dengan istilah 10 Bali Baru,"ungkap Arief Yahya.

Karena istimewa itulah, maka Kemenpar pun memperkuat komunikasi dan kedekatan dengan stakeholderpentahelix di Pulau Dewata. Kali ini, mengundang media di Bali, main komunitas media digital, multimedia, maupun medsos untuk mendiskusikan sektor yang menjadi prioritas Pemerintahan Presiden Jokowi itu.

Media-Greater-Bali-bersama-Bapak-Ukus-Kuswara

Mata acaranya,"Workshop Sosialisasi Kebijakan Kemenpar bagi Jurnalis Greater Bali" yang berlangsung di Bali Rani Hotel Kuta Bali, Jumat(7/4/2017). Temanya "Kebijakan Pengembangan Pariwisata 2017 : Go Digital, Homestay, dan Aksesibilitas"Host-nya adalah Biro Hukum dan Komunikasi Publik Kemenpar.

Adapun narasumber yang akan tampil di forum bersama komunikasi media itu adalah Sekretaris Kementerian Pariwisata (Sesmenpar), Ukus Kuswara ; Staf ahli Direksi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Ida Bagus Abdi ; Sta Khusus Menteri Bidang Komunikasi dan Media, M.Noer Sadono ; dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Anak Agung Gede Yuniartha.

Kegiatan Workshop Sosialisasi Kebijakan Kemenpar bagi Jurnalis Greater Bali diikuti 50 jurnalis dari media cetak, online, dan elektronik Bali, NTB, NTT (Forum Wartawan Great Bali) Pengurus Wartawan Pariwisata (Forwapar) Jakarta serta perwakilan media asing di Bali.

Sesmenpar Ukus Kuswara mengatakan, keberhasilan pembangunan kepariwisataan nasional, mengutip pendapat Menpar Arief Yahya adalah kolaborasi pentahelix. Lima stakeholder yang solid, yaitu akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah dan media. "Kerjasama Indonesia incorporated menjadi spirit kekuatan untuk mewujudkan pariwisata sebagai leading sector perekonomian nasional,"kata Ukus Kuswara.

Program pemerintah dalam pembangunan lima tahun ke depan akan fokus pada sektor ; infrastruktur, maritim, energi, pangan dan pariwisata. Penetapan kelima sektor ini dengan pertimbangan signifikansi perannya dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang terhadap pembangunan nasional.

Dari lima sektor tersebut pariwisata ditetapkan sebagai leading sector karena dalam jangka pendek, menengah dan panjang pertumbuhannnya positif. Hal ini terlihat peran pariwisata duniadalam memberikan konstribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) global mencapai 9,8% ; konstribusi terhadap total ekspor dunia sebesar US$ 7,58 triliun dan foreign exchange sektor pariwisata tumbuh 25,1% ; serta pariwisata membuka lapangan kerja yang luas yakni 1 dari 11 lapangan kerja ada di sektor pariwisata.

Pertumbuhan pariwisata dunia tersebut memberi dampak positif terhadap pariwisata Indonesia. Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo menargetkan pertumbuhan pariwisata nasional dua kali lipat pada 2019. Tahun 2019, pariwisata ditargetkan memberikan konstribusi pada PDB nasional sebesar 8% devisa yang dihasilkan Rp 280 triliun, menciptakan lapangan kerja di bidang pariwisata sebanyak 13 juta orang, jumlah kunjungan wisman 20 juta dan pergerakan wisnus 275 juta, serta indeks daya saing pariwisata Indonesia berada di ranking 30 dunia.

"Untuk mencapai target pariwisata 2019, Kemenpar menerapkan kebijakan dan program prioritas yang dilaksanakan tahun ini yakni ; digital tourism, homestay desa wisata, dan aksesibilitas udara sebagai top 3 program ,"kata Ukus Kuswara seraya mengatakan, top 3 program ini sebagaimana harapan Menteri Pariwisata perlu disosialisasikan kepada seluruh elemen pariwisata diantaranya kalangan media yang hari ini dilaksanakan dalam kegiatan workshop dengan para peserta para jurnalis Great Bali.

0 Response to "10 Bali Baru Menjadi Prioritas Pembangunan Destination Wisata Di Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel