Ogoh - Ogoh Denpasar, Berikut Kreteria Teknis Dan Ketentuan Lomba

Hello Bro n Sis
Ogoh – ogoh 2017, Kota Denpasar dalam menyambut hari raya Nyepi tahun baru Caka 1939 tahun 2017 kembali mengadakan Lomba Ogoh - ogoh, Bagi Bro n Sis yang ingin mengikuti Lomba Ogoh - ogoh ada baiknya anda menyimak ulasan berikut, agar design atau ogoh- ogoh karya anda tidak terkena diskualifikasi dan gagal melanjutkan ke tahap berikutnya.


Adapun Seleksi ogoh-ogoh Nyepi Tahun Caka 1939 yang saya dapatkan dari Dinas Kebudayaan Kota Denpasar yang akan dilaksanakan dengan memperhatikan kreteria teknis sebagai berikut :

Ogoh-ogoh yang akan mengikuti seleksi mendaftarkan keikutsertaannya di Dinas Kebudayaan Kota Denpasar di Bidang Kebudayaan mulai tanggal 16 Januari s/d 2 Maret 2017 

Peserta yang telah terdaftar di Dinas Kebudayaan Kota Denpasar adalah peserta yang akan diseleksi oleh Tim Seleksi Ogoh-ogoh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar.

Bentuk dan tema ogoh-ogoh disesuaikan dengan Buku Panduan Ogoh-ogoh Pengerupukan yang dikeluarkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Tahun 2016.

Ogoh-ogoh dibuat tidak menggunakan Bahan styrofoam/gabus/spon, serta harus dibuat dengan bahan ramah lingkungan : (ulat-ulatan bambu, kayu, kertas, guungan, gedeg, rotan atau penyalin, bahan yang ramah lingkungan). Styrofoam juga tidak diperbolehkan pada Bataran/Bale Tatakan Ogoh-ogoh).

Kawat jaring hanya boleh digunakan pada aksesoris seperti kamen, saput, selendang, gelung dan rambut.

Karet sandal hanya diperbolehkan pada aksesoris (gelang, kamen, badong). Besi dan las diperbolehkan dalam penguatan struktur konstruksi.

Tinggi ogoh-ogoh minimal 3 meter dan maksimal 5,5 meter diatas permukaan tanah/lantai sudah termasuk pustek (tatakan) dengan sanan.

Rancang bangun selain mempertimbangkan estetika juga mempertimbangkan penggunaan teknologi modern.

Seleksi ogoh-ogoh akan dilaksanakan oleh Tim seleksi Dinas Kebudayaan Kota Denpasar dengan mengamati dan menilai ke masing-masing Kecamatan mulai Pk.09.00 wita pada :
  1. Selasa, 14 Maret 2017 - ST se-Kecamatan Denpasar Barat
  2. Rabu, 15 Maret 2017 - ST se-Kecamatan Denpasar Selatan
  3. Kamis, 16 Maret 2017  - St se-Kecamatan Denpasar Timur
  4. Jumat, 17 Maret 2017 - St se-Kecamatan Denpasar Utara

Untuk mengamati proses pembuatan ogoh-ogoh dan penggunaan bahan-bahan akan diadakan pemantauan oleh Tim seleksi Dinas Kebudayaan Kota Denpasar diluar jadwal tersebut diatas.

Dalam penilaian ogoh-ogoh diwajibkan menyiapkan sinopsis dan dokumentasi proses awal (Pembuatan Rangka Ogoh-ogohnya).

Panitia Seleksi Ogoh-ogoh akan menetapkan 8 (delapan) Ogoh-ogoh dari masing-masing kecamatan sebagai nominator dan setiap Ogoh-ogoh yang ditetapkan sebagai nominator diberikan Penghargaan berupa uang sebesar Rp. 10.000.000,- dipotong pajak.

Ogoh-ogoh yang sudah 2 (kali) berturut-turut masuk nominasi Tingkat Kota Denpasar, untuk selanjutnya disidik (tidak diikut sertakan) selama 2 Tahun (2 kali penilaian) selanjutnya diperkenankan kembali.

Dasar dan fokus penilaian Ogoh-ogoh antara lain :
  1. Komposisi : bentuk, rancang bangun, proporsi, anatomi, penataan warna, dan aksesoris.
  2. Kreativitas : tema, keunikan, teknologi, dan ornamentasi.
  3. Ekspresi : karakter dan interpretasi makna simbolik.
  4. Ketaatan di dalam menggunakan bahan ramah lingkungan.

Penetapan hasil seleksi diumumkan di masing-masing Kecamatan pada Hari Senin,20 Maret 2017. Keputusan Nominasi Ogoh-ogoh oleh Tim Seleksi Dinas Kebudayaan Kota Denpasar bersifat tetap dan tidak dapat diganggu gugat.

Nominator Ogoh-ogoh hasil seleksi tahun 2017 diserahkan sepenuhnya kepada Jro Bendesa Desa Pakraman untuk mengatur prosesinya dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1939.

Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan mengusung Ogoh-ogoh pada saat perayaan Pengerupukan, kepada seluruh peserta pengusung Ogoh-ogoh yang berlangsung di masing-masing Catus Pata Kecamatan/Desa Pakraman dimohon untuk menyertakan pengamanan dikelompoknya masing-masing dengan memperhatikan:
  1. Melibatkan unsur pecalang desa/banjar masing-masing.
  2. Tidak menampilkan identitas partai, unsur-unsur pornografi maupun unsur-unsur absurditas lain yang bertentangan dengan nilai-nilai positif.
  3. Tidak diperkenankan membawa senjata tajam dan peralatan yang dapat mengganggu ketertiban umum seperti : membawa petasan, mercon, kembang api, alat-alat peledak lainnya serta miras.
  4. Tetap mengedepankan nilai-nilai luhur dengan berperilaku sopan,tertib, dan berbusana adat.
  5. Gambelan pengiring ogoh-ogoh menggunakan gambelan tradisional Bali.

Ketentuan-ketentuan diatas diharapkan juga dapat diindahkan oleh masyarakat secara luas demi kenyamanan kita bersama menyambut Hari Suci Nyepi dan memaknai Catur Berata Penyepian memasuki Tahun Baru Caka 1939.

Ok Sekian kreteria bagi peserta lomba Ogoh - ogoh tahun 2017, Hal-hal yang belum dipahami agar dapat berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar dengan Contact Person : Dinas Kebudayaan : (0361) 243 672,  243 469

0 Response to "Ogoh - Ogoh Denpasar, Berikut Kreteria Teknis Dan Ketentuan Lomba "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel