Modifikasi bisa kena sangsi hingga penjara

Halo bro n sis 
Hukum memang dibuat salah satu tujuannya agar masyarakat tertib dan tidak merugikan.. Nah bagaimana dengan peraturan tentang modifikasi Seperti yang di beritakan detik.com jika kita memodifikasi haruslah 
1. Mendapatkan ijin dari pemegang merek. 
2. Harus di bengkel yang resmi 
3. Sesuai dengan surat surat agau STNK, jadi STNK harus di perbaharui jika mau modif.. Misal dahulu warna merah sekarang hitam. 

Nah jika hal itu di langgar ancaman hukuman bagi pelakunya sesuai dengan pasal 277 jo 316 ayat 2 UU no 22, 2009 adalah hukuman penjara 1 tahun atau denda 24 juta. 
Waladalah... bijimini ni bro n sis.. 
Mengenai Hal modifikasi ini juga ada aturannya di pasal 131 huruf e pasal 132 ayat 2 dan 7, PP no 55 tahun 2012 tentang kendaraan  jo pasal 50 ayat 1 UU no 22  tahun 2009. 
Tentang kendaraan yang di modifikasi  sehingga menyebabkan perubahan tipe berupa dimensi mesin dan kemampuan daya angkut wajib di lakukan uji tipe untuk memperoleh sertifikat. wah ternyata modif itu harus seperti ini kedepannya, tidak seenaknya diri sendiri juga ya. belom lagi berbagai pasal yang siap menjerat, bingung memahaminya, apakah ada dari anda sekalian yang membantu memberikan penjelasan agar rekan rekan semakin paham tentang aturan ini?

Mungkin jika saya coba menyimpulkan secara amatir, kurang lebih intinya jika ingin modif kendaraan setelah modif selesai harus di uji di pihak yg berkopenten untuk mendapatkan sertifikat. 
Nah bro n sis. Jadi jika kita modif kudu smart agar tidak melanggar hukum, haruslah menggunakan atau di bengkel resmi. Atau menggunakan suku cadang resmi dari pemegang merek. jangan asal modif, jadilah modifikator yang handal agar tidak salah arah malah terkena sangsi hukum.
Demikian bro n sis kabar tentang sangsi yang akan di terima jika melanggar aturan modifikasi, mohon maaf jika ada salah penafsiran, mohon di koreksi di kolom komentar yang sudah tersedia. 


0 Response to "Modifikasi bisa kena sangsi hingga penjara "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel